Kreativitas Tanpa Batas: Lomba Mewarnai Gratis Sanggar Seni Tri Laras Mampu Curi Perhatian Masyarakat Sitamiang Baru
PADANGSIDIMPUAN – Semangat kreativitas anak-anak tingkat Pendidikan Dasar di Kota Padangsidimpuan tampak terpancar dalam gelaran lomba mewarnai perdana yang diselenggarakan oleh Sanggar Seni Tri Laras. Kegiatan yang berlangsung secara gratis ini diadakan di Kelurahan Sitamiang Baru, Lingkungan III, Gang Nasional, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan. Sabtu 04/07/2026
Sebanyak lebih dari 30 peserta antusias mengikuti perlombaan ini. Menariknya, peserta yang hadir berasal dari latar belakang yang beragam, mulai dari anak-anak yatim dan piatu hingga peserta didik dari berbagai sekolah unggulan di Padangsidimpuan, seperti SDIT Nurul Ilmi, SDN 01 Padangsidimpuan, SDN 15 Padangsidimpuan, dan sekolah lainnya.
Kegiatan yang diinisiasi oleh pendiri sekaligus pimpinan Sanggar Seni Tri Laras Padangsidimpuan, Wahyu Diyono, ini bertujuan untuk mengasah bakat seni dan menumbuhkan kepercayaan diri peserta sejak dini. Meski dikemas dengan konsep yang sederhana, kegiatan perlombaan ini berlangsung sangat meriah dan penuh kesan bagi masyarakat setempat. Dan tak lupa Wahyu Diyono mengucapkan terimakasih kepada peserta lomba dan masyarakat yang telah mendukung kegiatan yang sangat baik ini dan menyampaikan visi misi Sanggar di antaranya
Visi
Menjadi pusat pelestarian dan pengembangan seni budaya yang inklusif, inovatif, dan religius, serta menjadi wadah unggulan bagi generasi baru Padangsidimpuan dalam mengaktualisasikan diri di kancah seni lokal hingga nasional.
Misi
1. Pengembangan Kompetensi Seni: Menyelenggarakan pelatihan dan pendidikan seni yang terstruktur untuk meningkatkan skill dan kemampuan teknis peserta keanggotaan, guna mencetak insan seni yang profesional dan kompetitif.
2. Partisipasi Aktif & Berjejaring: Menjadi garda terdepan dalam setiap perhelatan seni budaya, mulai dari tingkat masyarakat, kelurahan, komunitas, hingga partisipasi aktif dalam ajang di tingkat pemerintahan daerah maupun nasional.
3. Integrasi Spiritualitas & Budaya: Menanamkan nilai-nilai keagamaan sebagai landasan moral dan etika dalam setiap aktivitas seni, sehingga kesenian yang dihasilkan menjadi bentuk pengabdian yang luhur dan membawa kebermanfaatan bagi sesama.
4. Inovasi Berbasis Tradisi: Mengemas karya seni tradisional agar tetap relevan dengan perkembangan zaman melalui sentuhan kreatif tanpa menghilangkan nilai-nilai esensial, serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana promosi yang berkembang maju.
5. Ruang Inklusivitas & Karakter: Menjadikan sanggar sebagai ruang temu bagi keberagaman etnis yang menjunjung tinggi kebersamaan, disiplin, dan rasa bangga terhadap warisan budaya sebagai jati diri bangsa yang beradab.
" Sanggar Seni Tri Laras Padangsidimpuan: Berbudaya, Berkompetensi, Berakhlak Mulia". Tri Laras memiliki makna yaitu 3 keseimbangan diantara nya:
Cipta/Cipto (Kognitif): Daya pikir, akal, atau kreativitas untuk menciptakan ide dan gagasan baru.
Rasa/Roso (Afektif): Hati nurani, emosi, dan kepekaan atau empati untuk mempertimbangkan nilai baik dan buruk.
Karsa/Karso (Psikomotorik): Kehendak, tekad, atau motivasi yang mendorong seseorang untuk bertindak dan mewujudkan ide menjadi kenyataan.
Suasana lokasi seluruh peserta tampak serius namun ceria dalam memperebutkan gelar juara 1, 2, 3, hingga juara 4 yang telah disiapkan oleh sanggar.
Tanggapan positif mengalir deras dari para orang tua peserta. Pak Sabar, salah satu orang tua yang hadir mendampingi anaknya, mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan ini.
"Kegiatan ini sangat sederhana, namun sangat berkesan bagi kami. Kami sangat mengapresiasi langkah Pak Wahyu dan Sanggar Seni Tri Laras yang telah memfasilitasi anak-anak untuk berkarya secara gratis," ungkap Pak Sabar di sela-sela perlombaan.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Wahyu Diyono menyatakan komitmennya untuk menjadikan kegiatan ini sebagai agenda yang berkelanjutan. Ia berharap, di tahun-tahun mendatang, kualitas acara akan terus ditingkatkan.
"Alhamdulillah, kegiatan perdana ini berjalan lancar. In Sya Allah, untuk tahun depan akan kita tingkatkan lagi kualitas penyelenggaraannya, termasuk dengan memberikan hadiah yang lebih menarik, baik itu berupa piala maupun bentuk apresiasi lainnya untuk memotivasi anak-anak," ujar Wahyu.
Keberhasilan acara perdana ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Sanggar Seni Tri Laras untuk terus berkontribusi dalam membina generasi muda yang kreatif dan inovatif di Kota Padangsidimpuan.
KMB tribunseni.blogspot.com detikbudaya.blogspot.com tribunpadangsidimpuan.blogspot.com







0 komentar:
Posting Komentar